6 Things You Should Know About Your Users

Memahami lebih dalam tentang pengguna aplikasi atau website merupakan salah satu aturan dalam desain produk digital anda. Saat mungkin sulit untuk merangkum seluruh informasi tentang pengguna dalam satu artikel, masih mungkin untuk menggarisbawahi beberapa aturan penting yang harus diikuti dari setiap desainer UX dalam menyajikan pengalaman terbaik untuk pengguna. 
 
Berikut ini beberapa aturan penting yang dapat membantu anda merancang pengalaman pengguna (UX) yang baik untuk pengguna:
 
1. Rentang Perhatian Pengguna
 
Rentang perhatian merupakan jumlah dari waktu konsentrasi setiap individu dalam mengerjakan sebuah tindakan tanpa terganggu oleh hal lainnya. Perkiraan panjang rentang waktu setiap individunya sangat variatif dan bergantung pada definisi spesifik dimana perhatian tersebut dipusatkan. Estimasi umum dari rentang perhatian remaja dan dewasa berkisar antara 10 hingga 20 menit. 
 
Beberapa studi mengatakan bahwa hampir rata-rata rentang perhatian pengguna senantiasa menurun. Menurut data dari Statistic Brain Research Institute, seekor ikan mas memiliki rentang perhatian selama 9 detik, sedangkan rata-rata manusia memiliki rentang perhatian yang senantiasa menurun sebanyak 33% sejak tahun 2000 menjadi hanya 8.25 detik di tahun 2015. Tetapi, penting juga bagi anda untuk mengingat bahwa data ini tidak relevan untuk pengalaman yang berorientasi dengan tujuan (goal-oriented) . Sebagai contoh, pengguna akan menghasilkan rentang perhatian yang cukup saat mereka membuka Facebook, tetapi akan memiliki rentang perhatian berbeda jika sedang mengisi laporan keuangan. 
 
Rekomendasi Desain
 
Cegah distraksi atau gangguan - Saat pengguna mengerjakan sebuah tindakan penting, cobalah untuk mencegah mereka agar tidak berganti aktivitas sejenak. Bahkan jika ketika anda harus menunjukkan beberapa informasi, cobalah untuk melakukannya dengan konteks yang sama. Sajikan sistem ulasan balik dengan jarak sekitar 400ms untuk menjaga perhatian pengguna dan meningkatkan produktivitas. Produktivitas akan meningkat ketika pengguna tidak harus menunggu sebuah tindakan untuk terjadi. 
 
2. Aturan Titik Puncak (Peak-end Rule)
 
Aturan ini adalah bentuk dari bagaimana pengalaman pengguna akan produk atau layanan yang anda berikan. Aturan ini merupakan heuristik psikologi yang memberitahukan kita bahwa pengguna akan menilai sebuah pengalaman secara garis besar berdasarkan bagaimana mereka merasakannya pada bagian puncak (saat mereka mengakhiri tindakan), dibandingkan dengan total atau rata-rata setiap momen atau pengalaman. Menurut heuristik ini, emosi selain puncak tersebut tidaklah hilang, tetapi tidak digunakan. 
 
Puncak akhir ini dapatlah bersifat positif ataupun negatif. 
 
Rekomendasi Desain
 
Gunakan aturan ini sebagai framework untuk memahami dimana anda dapat memfokuskan UX anda. Contohnya, anda dapat memetakan emosi perjalanan pengguna dalam alurnya dan menganalisa titik puncak dari tindakan tersebut. 

Fokuskan usaha anda dalam meningkatkan sisi negatif umum dari pengalaman pengguna. Hal ini mengartikan bahwa anda dapat berfokus pada tindakan yang belum terselesaikan Contohnya dalam Efek Zeigarnik yang menyatakan bahwa pengguna senantiasa mengingat tindakan apa yang belum mereka selesaikan dibandingkan pekerjaan mereka yang sudah selesai. Anda dapat merancang ulang komponen yang membuat pengguna mengabaikan proses dan melakukan pengujian kegunaan untuk memahami bagaimana versi yang tersebut bekerja. Selalu usahakan untuk mengakhiri perjalanan pengguna di puncak yang positif.
 
3. Banner Blindness
 
Banner Blindness merupakan fenomena dalam penggunaan website dimana pengunjung secara sadar atau tidak mengabaikan informasi yang terlihat seperti iklan. Faktanya, hanya 14% pengunjung konsumen yang mengingat iklan terakhir yang mereka lihat. Dan juga hanya 2.8% dari mereka yang mengingat bahwa iklan tersebut relevan. 
 
Rekomendasi Desain
 
Buatlah Konten Yang Relevan - Jangan menyajikan iklan tanpa terlebih dahulu mengidentifikasikan apa yang pengunjung anda inginkan. Gunakan tautan yang kontekstual dalam posting blog anda dibandingkan dengan menggunakan banner yang khusus didedikasikan. 
 
4. Pengalaman Yang Familiar Bekerja Dengan Lebih Baik
 
Pengguna menghabiskan hampir seluruh waktu mereka dalam website atau aplikasi yang berbeda setiap jamnya. Hal ini mengartikan bahwa pengguna cenderung menginginkan agar website atau aplikasi anda bekerja hampir sama dengan cara kerja website atau aplikasi lainnya. 
 
Rekomendasi Desain
 
Gunakan pola desain yang familiar untuk pengguna. Dengan menggunakan hal tersebut, anda dapat menyederhanakan proses pembelajaran untuk pengguna anda. 
 
5. Menembus Kognitif Pengguna (Cognitive Tunneling)
 
Cognitive tunneling merupakan sebuah fenomena dalam penggunaan produk digital dimana pengguna menyatu dengan pengalaman yang mereka rasakan sehingga mereka mengabaikan hal yang terjadi di sekitar mereka. Sebagai contoh, pengguna yang memainkan permainan berbasis AR (augmented reality) akan sulit untuk mempersepsikan apa yang terjadi di sekitar mereka karena terlalu dalam merasakan pengalaman tersebut. 
 
Rekomendasi Desain
 
Rancang desain yang memiliki titik henti dalam perjalanan pengguna. Biarkan mereka menyimpan progres yang sudah mereka jalankan. 
 
6. Keluhan Pengguna
 
Apakah pengguna puas dengan produk anda? 
 
Menurut Lee Resource, untuk setiap keluhan pengguna, ada 26 pengguna lain yang tidak senang dengan produk anda tetapi hanya berdiam. Dan menurut White House Office of Consumer Affairs, konsumen yang tidak puas akan menyampaikan kepada 9-15 orang lain tentang pengalaman mereka. Sekitar 13% konsumen yang tidak puas akan memberitahukan hingga lebih dari 20 orang lain. Di waktu yang sama, pengguna yang puas dan mendapatkan solusi dari permasalahannya memberitahukan hingga 4 sampai 6 orang lain tentang pengalaman mereka. 
 
Rekomendasi Desain

Pastikan bahwa pengguna dengan mudah mendapatkan dukungan dari produk anda. Mintalah respon balik dari mereka secara berkala. Hal ini sangat penting khususnya jika anda dapat menyelesaikan permasalahan mereka. 
 
 
 
Ketika sudah memahami lebih dalam tentang apa saja yang harus anda ketahui dari pengguna, kini saatnya anda mempraktekannya untuk website atau aplikasi anda. Anda baru ingin membuat website atau aplikasi yang menerapkan poin-poin diatas? Anda bingung mencari agency yang tepat untuk memenuhi kebutuhan anda dalam bidang UI UX di Jakarta? Jangan khawatir.
 
Ketika mencari bantuan profesional, Eannovate sebagai salah satu agency web development di Jakarta dengan kualitas dan layanan terbaik dapat membantu anda dalam bidang UI UX Design di Jakarta. Atau sebenarnya anda hanya memerlukan aplikasi perangkat dan website sederhana yang berkualitas dengan harga yang terjangkau?
 
ExpressWeb juga kini hadir sebagai bagian dari Eannovate untuk memenuhi kebutuhan anda dalam pembuatan UI UX Design di Jakarta untuk website dan aplikasi perangkat dengan harga yang lebih terjangkau serta cepat dan mudah, tanpa mengurangi kesan profesional dari perusahaan anda.
 
Selain itu, Eannovate sebagai salah satu SEO agency di Jakarta dengan kualitas dan layanan terbaik juga hadir untuk membantu anda dalam bidang SEO marketing di Jakarta. Dengan memberikan layanan terbaik untuk SEO services di Jakarta seperti FREE SEO Audit, kami menjamin bahwa website anda dapat kami diagnosa dan membuatnya muncul pada pencarian page 1 di Google. Buatlah perusahaan anda lebih dikenal oleh target audiens anda dengan menyerahkan layanan jasa Digital Marketing di Jakarta hanya pada Eannovate.
 
Anda mencari website yang menyajikan informasi teknologi kreatif yang dilengkapi dengan berita startup, info gadget terupdate, dan berita di dunia IT terbaru dan terkini? Anda dapat mengunjungi homepage kami, Alterspace.
 
Jika ada pertanyaan mengenai aplikasi perangkat (mobile apps), UI UX dan digital marketing Jakarta,  jangan sungkan untuk langsung menghubungi kami di
Telp : 021-5437-5601 (Senin - Jumat, 9 pagi - 5 sore) ,
 
Email : hello@eannovate.com atau menggunakan contact form.
 
 
 
 
 
  
Reference: UX Planet

Related Articles