Driving Traffic but No Sales? Here's How to Diagnose and Improve Your Store

Dalam sebuah toko online saat ini, tidaklah aneh jika Anda dapat meraih banyak sekali pengunjung, tetapi tidak mendapatkan hasil penjualan yang berarti. Jika kita berasumsi bahwa anda mendapatkan traffic yang tepat, menentukan apa hal yang memberhentikan para konsumen potensial ini dari membuat transaksi pembelian dapat diibaratkan sebagai menyelesaikan masalah dengan  sedikit petunjuk.
 
Ada banyak faktor yang memainkan peranan dalam keputusan konsumen dalam memutuskan sebuah transaksi pembelian mulai dari detail kecil seperti warna dari tombol CTA Anda “Beli Sekarang” hingga keputusan besar yang Anda gambarkan dalam kisah brand Anda.
 
Sama seperti setiap diagnosis lainnya, Anda perlu menjadi objektif dalam mengevaluasi setiap potensi untuk mencari akar dari permasalahan tersebut sebelum Anda menyelesaikannya. Berikut ini kami berikan beberapa tips yang dapat Anda pahami terlebih dahulu sebelum menyelesaikan masalah dari traffic website Anda.
 
Jelajahi Website Toko Online Anda Layaknya Pengguna Baru
 
website  Anda mungkin bukan menjadi pengalaman pertama yang dimiliki calon pelanggan Anda ketika berbelanja secara online. Sama seperti contoh satu ini, jika Anda berekspektasi bahwa ruang pas di toko pakaian terletak di bagian belakang toko, maka ada aturan tertentu yang diharapkan pengguna dari sebuah website. Meskipun beberapa mungkin tampak jelas, kesalahan langkah yang Anda ambil dapat dengan mudah mengakibatkan hilangnya hasil penjualan untuk bisnis Anda.
 
  • Apakah Navigasi Utama Menu Anda Mudah Digunakan?

Dalam kebanyakan kasus, pengguna mencari jalan mereka untuk mencapai halaman utama (homepage), halaman produk, hingga halaman pembayaran dengan menggunakan menu navigasi. Menu ini biasanya ditemukan di bagian atas (header navigation) dan bagian bawah (footer navigation) dari website Anda.
 
Navigasi di bagian atas (header) biasanya memiliki fitur seperti tombol Belanja yang langsung dapat mengarahkan pengguna ke dalam halaman koleksi yang berisikan berbagai produk brand yang Anda tawarkan atau menu drop-down hingga kategori yang lebih dalam lainnya seperti misalnya kaos t-shirt, celana pendek, dan sebagainya jika Anda menjual produk atau brand pakaian.
 
Bergantung pada jenis bisnis, Anda dapat memasukkan tautan ke dalam halaman lain dari website Anda yang mungkin ingin dikunjungi oleh pengguna sebelum melakukan pembelian, seperti:

  • Tentang Kami (About Us) - Untuk konsumen yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang bisnis Anda atau tentang cerita dari founder.

  • Kontak Kami (Contact Us) - Agar konsumen dapat menghubungi Anda secara langsung tanpa pertanyaan lain yang mereka miliki tentang produk Anda

  • Pertanyaan Yang Sering Diajukan (FAQ) - Untuk menjawab pertanyaan umum yang diajukan oleh pengguna tentang produk Anda

  • Metode Pengiriman - Pengguna dapat mengetahui seberapa banyak mereka harus membayar lebih dari jumlah harga produk yang mereka beli

  • Panduan Ukuran - Untuk membantu pengguna agar dapat berbelanja dengan percaya diri karena mengetahui ukuran yang tepat dan mengurangi risiko pengembalian produk untuk Anda.

  • Dapatkah Anda memindahkan halaman yang kurang terlalu penting ke dalam navigasi di bagian bawah (footer)?
Meskipun halaman tersebut Anda letakkan di bagian paling bawah dari website Anda, pengunjung biasanya menelusuri halaman website Anda ke bagian bawah untuk mencari informasi lebih lanjut tentang bisnis Anda. Menu navigasi di bagian bawah (footer) merupakan salah satu praktik yang baik untuk setiap toko online. Tautan yang ditemukan di bagian ini berbeda dengan tautan yang dapat ditemukan di bagian atas dari header website Anda. Tautan untuk informasi sekunder seperti kebijakan pengembalian dan penukaran produk, ulasan konsumen, privasi, syarat dan ketentuan dapat Anda letakkan di bagian bawah dari website, bukan di bagian atas.
 
Pastikan bahwa header dan footer pada website Anda bekerja dengan baik. Uji terlebih dahulu setiap bagiannya untuk memastikan judulnya sama dengan tautan yang berada di dalamnya. Tautan yang rusak atau tidak benar merupakan masalah kecil yang dapat berdampak besar pada penjualan dan traffic dari website Anda.
 
Jujurlah Tentang Halaman Utama (Homepage) Anda
 
Halaman utama (homepage) dari website Anda sama seperti jendela display dari toko fisik di sebuah mall. Hal tersebut perlu senantiasa mencerminkan brand Anda dengan cahaya yang terbaik, dan juga mendorong konsumen untuk memasukinya dan mulai berbelanja. 
 
Ada beberapa hal yang dapat Anda perhatikan, seperti:
 
  • Apakah Tampilan Visual Dari  Brand Anda Terlihat Profesional?

Brand Anda menjadi tampilan utama dari homepage website - segalanya mulai dari font yang Anda pilih hingga palet warna yang digunakan oleh pengguna dapat membantu Anda untuk lebih memahami siapa diri Anda sebagai suatu bisnis dan apakah pengunjung dapat menjadi pelanggan dari bisnis Anda. Tanyakan pada diri Anda:
 
  • Apakah Anda sudah memiliki logo yang profesional?

  • Apakah Anda sudah membangun identitas visual yang kuat dari brand Anda dengan warna dan font yang konsisten?

  • APakah gambar dan foto yang Anda gunakan senantiasa berkualitas tinggi dan jelas (tidak blur atau berpiksel)?

  • Apakah teks di dalam website Anda sudah jelas, mudah dibaca, serta dipindai?

Untungnya, menggabungkan beberapa elemen visual dari sebuah brand tidaklah tidak terlalu rumit jika Anda memahaminya lebih dalam.
 
  • Apakah Homepage Anda Memiliki Tombol CTA Yang Menarik?

Sama seperti menu navigasi, memiliki tombol CTA yang tepat pada homepage dari website Anda dapat membantu konsumen untuk berorientasi lebih mudah dan mengarahkan mereka langsung dari halaman utama menuju halaman pembayaran. Sebuah tombol CTA yang kuat dapat Anda gunakan untuk menarik perhatian dan mendorong tindakan dari pengguna.
 
Toko online berbasis e-commerce saat ini biasanya menyisipkan fitur dari CTA utama mereka dalam banner pada halaman utama (homepage) mereka. Banner tersebut biasanya dapat menarik perhatian dari pengguna melalui pandangan mereka dan biasanya digunakan untuk mempromosikan produk yang paling laris atau koleksi yang paling sering dicari oleh pengguna.
 
  • Apakah Copy Dalam Website Anda Berbicara Langsung Pada Target Audiens Yang Anda Tuju?

Elemen penting lainnya dari homepage website yang baik adalah copy di dalamnya — teks yang mendorong dan mengarahkan pengunjung untuk berbelanja dalam website Anda. Copy yang Anda gunakan harus persuasif dan tepat ke sasaran dari target audiens Anda. Kalimat panjang yang tidak perlu atau paragraf yang panjang dapat membuat pengguna kehilangan minat pada produk yang Anda jual. Sebagian besar penjual dalam toko online besar cenderung membuat copy dari homepage mereka seminimal mungkin.
 
Jika copy dari homepage website Anda mencoba berbicara dengan semua orang, maka hal tersebut tidak berbicara kepada siapa pun. Berbisnis dan menjual produk secara online berbicara tentang kepercayaan, dan tidak akan ada kepercayaan dari pengguna jika ada masalah seperti kesalahan ketik yang mencolok pada homepage website Anda. Meskipun Anda telah mengoreksi website Anda sendiri, ada baiknya bagi Anda untuk meminta pendapat dari rekan kerja atau bahkan menyewa copywriter atau editor untuk meningkatkan kualitas dari copy untuk website Anda.
 
 
 
Berikut adalah beberapa tips dan pemahaman yang dapat kami berikan untuk Anda dalam mendiagnosa dan meningkatkan traffic dari website untuk bisnis berbasis e-commerce Anda. Jika Anda masih membutuhkan bantuan dalam hal e-commerce web development, kami dapat membantu.
 
Eannovate hadir dengan layanan E-Commerce Web Development yang profesional & berkualitas di Jakarta, Indonesia. Layanan kami senantiasa dilengkapi dengan Custom UI / UX Design, Optimized CMS, Online Shop, dan Shopping Cart Web Development terbaik untuk kebutuhan bisnis Anda. 
 
Selain itu, ExpressWeb juga kini hadir sebagai bagian dari Eannovate untuk memenuhi kebutuhan anda dalam memberikan layanan SEO Digital Marketing dan Website Design di Jakarta dengan harga yang lebih terjangkau serta cepat dan mudah, tanpa mengurangi kesan profesional dari perusahaan anda.
 
 
 
 
 
 
Reference: Shopify

Related Articles