How to Craft Effective Registration

Meskipun registrasi merupakan hal yang umum, hal ini juga termasuk salah satu bagian yang tricky dalam desain. Pastikan bahwa halaman registrasi yang Anda miliki tidaklah menjadi halangan bagi pengguna dengan mengikuti beberapa tips di bawah ini untuk merancang desain proses registrasi yang lebih baik.
 
Jangan Gunakan Kata “Sign In” & “Sign Up” Berdampingan
 
Seberapa cepat Anda dapat menemukan perbedaan di antara “sign in” dan “sign up” dalam gambar di bawah ini?
 
 
Masalah yang dihasilkan dari penempatan kedua kata ini adalah jaraknya yang berdekatan. Saat setiap tombol terlihat mirip dan keduanya menggunakan kata yang sama dalam teksnya, sangat mudah bagi pengguna  untuk kebingungan. Pengguna mungkin dapat menekan tombol yang lain dari yang ia maksud, dan biasanya masalah ini membuat mereka yang ingin masuk (log in) frustasi. Hal ini karena mereka ingin masuk, bukan mendaftar menjadi anggota baru (register). Hal ini juga terjadi karena pengguna memindai layar secara cepat dan berasumsi bahwa tombol pertama yang menarik perhatian mereka adalah tombol yang benar. Bahkan jika mereka tidak membuat kesalahan tersebut, mereka akan menghabiskan waktu yang lebih untuk membedakan kedua tombol tersebut. 
 
Pengguna tidak harus berhenti dan berpikir tentang tombol apa yang harus mereka tekan. Jika Anda ingin menyajikan pengalaman pengguna yang baik dalam halaman untuk login, hindari penggunaan ‘sign up’ dan ‘sign in’ secara bersamaan. Anda dapat menggunakan kata yang berbeda agar tidak membingungkan.
 
Contohnya, Anda dapat menggunakan “Login” dan “register.” Dan juga, Anda dapat membedakan tampilan visual untuk membuat perbedaannya lebih terlihat. 
 
Hilangkan Sebanyak Mungkin Kolom Yang Tidak Diperlukan
 
Saat mendaftar sebagai anggota baru, tanyakan sesedikit mungkin hal yang Anda perlukan dari mereka untuk memulai. Semakin sedikit formulir yang pengguna isi, semakin mudah mereka beranjak dari proses registrasi, dan semakin sedikit kemungkinan pengguna untuk mengabaikannya. Pertimbangkan informasi apa yang harus Anda sertakan, seperti:
  • Menghilangkan tindakan pengguna agar memasukkan kata sandi dan email berulang kali. 

  • Dari perspektif UX, lebih baik jika Anda tidak memiliki kolom opsional, yang dapat membuat pengguna menghabiskan waktu yang lebih banyak untuk mengisinya jika tidak perlu. Tetapi, jika Anda tetap ingin menggunakannya, anda dapat menonjolkan kehadirannya dengan label “Opsional.”

Bedakan Login Dengan Registrasi
 
Banyak website dan aplikasi yang menggunakan jumlah kolom yang hampir sama (email/username dan kata sandi) untuk formulir login dan register yang menunjukkan dua sisi berdampingan, contohnya seperti ini:


 
Namun, penting bagi Anda untuk membedakan secara jelas proses registrasi dan login, lalu meminimalkan kesempatan bagi pengguna yang secara tidak sengaja menekan tombol untuk login dari formulir registrasi.
 
Biarkan Pengguna Melihat Kata Sandi Yang Mereka Masukkan
 
Masalah umum saat ingin login  atau melakukan registrasi adalah salah mengetik kata sandi. Dan hal ini sangat mudah terjadi jika kolom kata sandi biasanya disamarkan (karena alasan keamanan). Tetapi, pengguna bukanlah pakar dalam mengetik dan kadang dapat salah mengetik kata sandi mereka, khususnya dalam perangkat seluler. 
Kebanyakan formulir registrasi mencoba untuk menghilangkan kesalahan dalam mengetik ini dengan menggunakan kolom konfirmasi kata sandi saat membuatnya pertama kali. 
 
Mungkin hal ini dapat membantu, tetapi menggunakannya tidak menghilangkan masalah secara keseluruhan. Pengguna melakukan lebih banyak kesalahan ketika mereka tidak dapat melihat apa yang mereka ketik saat mengisi formulir. Dan mereka akan merasa kurang percaya diri dan akan membuat kesalahan yang sama untuk kedua kolom tersebut. 
 
Maka dari itu, jangan buat pengguna mengisi kolom yang sama dua kali. Anda dapat mengimplementasikan opsi “tunjukkan kata sandi” untuk mencegah kesalahan ini. Anda dapat menempatkan kotak ceklis di dekat kolom kata sandi untuk menerapkannya. Saat pengguna menekannya, kata sandi yang mereka masukkan akan muncul tanpa disamarkan. 

Selain itu, alternatifnya, Anda dapat menggunakan tombol ikon. Ketika pengguna menekan ikon tersebut, tunjukkan ikon mata yang tertutup untuk menunjukkan bahwa kata sandi mereka disamarkan.  
 
Gunakan Email atau Nomor Telepon, Dibandingkan Dengan Nama Pengguna (Username)
 
Jika Anda meminta pengguna untuk membuat username dalam registrasinya, kemungkinan besar Anda akan bertemu dengan beberapa masalah, seperti:
 
  • Karena username haruslah unik, mungkin pengguna harus menghabiskan beberapa menit sebelum berakhir dengan nama yang mereka inginkan, karena username yang mereka inginkan sudah diambil oleh pengguna lain. 
  • Pengguna berakhir dengan mendaftar dan menggunakan username baru yang dengan susah payah harus mereka ingat. 

Maka dari itu, lebih mudah bagi Anda untuk membantu pengguna dengan mengizinkan mereka masuk menggunakan nomor telepon atau email yang mereka miliki. 
 
Izinkan Pengguna Masuk Melalui Facebook, Twitter Atau Google+
 
Mengapa kita harus memaksa pengguna untuk membuat atau mengisi rincian login ketika Anda dapat membuat mereka masuk melalui akun eksternal seperti Facebook, Google, atau Twitter? Fitur ini dapat menghilangkan kesulitan bagi pengguna dalam memasuki website atau aplikasi Anda. 
 
Jika dibandingkan dengan registrasi standar dengan menggunakan email, ada pro dan kontra yang dimiliki dari penggunaan media sosial di atas untuk masuk,yaitu:
 
Pro - Pengguna tidak harus mengisi formulir registrasi, membuat username dan mengisi kata sandi untuk memverifikasi email, dan mereka dapat masuk lebih cepat selama 10 detik dibandingkan dengan 10 menit waktu mengisi. 
 
Kontra - Karena informasi tentang pengguna secara otomatis dimuat, hal tersebut dapat meningkatkan risiko privasi dan tidak setiap orang senang membagikan data profil pribadi mereka. 
 
Ketika sudah membaca beberapa tips di atas, sudahkah Anda lebih memahami tentang bagaimana membuat proses registrasi dalam aplikasi atau website Anda lebih memberikan pengalaman pengguna yang baik? Atau mungkin malah Anda baru saja ingin menggunakan aplikasi atau website untuk bisnis Anda? Kami dapat membantu Anda. 
 
Eannovate sebagai salah satu agency web development di Jakarta dengan kualitas dan layanan terbaik dapat membantu anda dalam bidang UI UX Design di JakartaAtau juga jika sebenarnya anda hanya memerlukan aplikasi perangkat dan website sederhana yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, ExpressWeb juga kini hadir sebagai bagian dari Eannovate untuk memenuhi kebutuhan anda dalam pembuatan UI UX Design di Jakarta dengan memberikan website dan aplikasi perangkat dengan harga yang lebih terjangkau serta cepat dan mudah, tanpa mengurangi kesan profesional dari perusahaan anda.
 
Selain itu, Eannovate sebagai salah satu SEO agency di Jakarta dengan kualitas dan layanan terbaik juga hadir untuk melengkapi bisnis anda dalam bidang SEO marketing di Jakarta. Dengan memberikan layanan terbaik untuk SEO services di Jakarta seperti FREE SEO Audit, kami menjamin bahwa website anda dapat kami diagnosa dan membuatnya muncul pada pencarian page 1 di Google. Buatlah perusahaan anda lebih dikenal oleh target audiens anda dengan menyerahkan layanan jasa Digital Marketing di Jakarta hanya pada Eannovate.
 
Anda mencari website yang menyajikan informasi teknologi kreatif yang dilengkapi dengan berita startup, info gadget terupdate, dan berita di dunia IT terbaru dan terkini? Anda dapat mengunjungi blog kami, AlterSpace.

Jika ada pertanyaan mengenai aplikasi perangkat (mobile apps), UI UX dan digital marketing Jakarta,  jangan sungkan untuk langsung menghubungi kami di
Telp : 021-5437-5601 (Senin - Jumat, 9 pagi - 5 sore) ,
 
Email : hello@eannovate.com atau menggunakan contact form.
 
 
 
 
 
Article Reference: Nick Babich

Related Articles