How UX Writing Can Help Create A Good Design

Mungkin menurut Anda, desain yang berkualitas senantiasa membuat pengguna menyukai dan berinteraksi dengan senang hati dengan website Anda. Pikirkan lagi. Sebagian besar desainer dan pengembang website menjadi frustasi pada UI dan UX saat ini. Dalam beberapa tahun terakhir, niche ini berkembang pesat dan memainkan peran penting pada banyak perusahaan besar di seluruh dunia. Sepertinya semua orang ingin menjadi desainer UX dan membuat website yang berkualitas dengan kegunaan terbaik yang dapat mereka berikan.
 
Namun ada kekurangan dari hal ini - Pengunjung tidak datang ke website Anda hanya untuk melihat desainyan. Mereka datang untuk mencari informasi. Dengan kata lain, semua trik desain berbasis warna dan psikologi yang Anda gunakan hanya berfungsi jika digabungkan dengan teks -  Kombinasi kata-kata dan desain yang cerdas merupakan hal yang menjamin kegunaan yang luar biasa dan pengalaman pengguna yang positif. Jadi, jika Anda ingin membuat perjalanan pengguna lebih nyaman dan terarah, perhatikan copy untuk UX dari desain Anda. Mari kita lihat mengapa hal tersebut penting.
 
Apa Yang Dimaksud Dengan Penulisan UX (UX Writing)
 
Chelsea Armstrong menuliskannya pada Copy Hackers bahwa:
 
Copywriting UX, atau copywriting pengalaman pengguna, merupakan tindakan menulis dan menyusun copy yang menggerakkan pengguna secara digital, seperti pengunjung dan pelanggan, untuk mencapai tujuan mereka dengan cara yang intuitif.
 
Dalam bahasa Inggris yang sederhana, copy UX ini ditulis dan ditujukan untuk pengguna. Hal ini berbicara tentang judul, microcopy, dan kata-kata pada tombol dalam website Anda. Hal ini berbicara tentang tujuan dan persuasi yang Anda jalankan. Ketika design UX memikat pengguna dan membantu mereka dalam menjalankan navigasi website, penulisan UX yang juga sesuai dan bernilai dapat menjelaskan apa yang harus mereka lakukan, mengapa mereka melakukannya, dan dimana mereka harus menekan, sehingga sangat membantu dalam mendorong pengguna untuk mengambil tindakan.
 
Desain UX tidak akan lengkap tanpa copy di dalamnya. Pengguna membutuhkan arahan saat mereka sedang menelusuri atau berada dalam aplikasi; dan, copy UX merupakan jembatan antara produk Anda dan pengguna. Tanpa kata-kata dalam desain, bahkan jika dikembangkan dengan tren UX terbaru, pengguna tentunya dapat dengan mudah tersesat.
 
Beberapa desainer mungkin tidak setuju akan hal ini dan bersikeras bahwa "sebuah gambar bernilai ribuan kata." Memang, otak manusia dapat memproses gambar 60.000 kali lebih cepat daripada teks. Lebih dari itu, tampilan visual memperbaiki informasi sebagai gambar bahkan ketika melihat kata-kata. Itulah alasan mengapa beberapa desainer mengubah segala sesuatu pada antarmuka pengguna menjadi grafik.
 
Tetapi bagaimana dengan artinya?
 
Ya, pengguna memang melihat gambar dengan lebih cepat, tetapi gambar tersebut harus menyampaikan pesan yang jelas untuk menghasilkan pengalaman pengguna yang positif bagi Anda. Tanpa kata-kata, selalu ada risiko dimana sebuah hal bermakna ganda, asosiasi yang salah, dan pengguna dapat tersesat dalam upaya untuk mendapatkan ide tentang apa yang sedang terjadi pada halaman website atau aplikasi Anda. Dan disitulah copy dapat menyampaikan ide dan nilai dari sebuah hal dengan lebih jelas dan membuat desain Anda lebih bersifat UX-friendly.
 
Cara Pengguna Membaca Konten Secara Online
 
Penulisan copy UX sedang naik daun dan menikmati kehidupan baru karena rentang perhatian pengguna yang menjadi lebih pendek dan, kita  terkadang terlalu malas untuk membaca paragraf dan kalimat yang terlalu panjang. Anda mungkin tidak membaca tetapi memindai konten, dan akan membaca sepintas saat membaca secara keseluruhan. Konten yang singkat dan tepat inilah yang mendorong Anda untuk lebih memperhatikan interaksi pengguna dengan halaman website dan aplikasi, yang juga meningkatkan kegunaannya.
 
Penulisan copy UX mencakup teks pada tombol, ikon, slogan, pemberitahuan, pesan kesalahan, navigasi, pedoman untuk pengguna, dan masih banyak lagi. Yang perlu Anda ingat di sini adalah bahwa semua teks ini merupakan bagian dari desain dan pengalaman pengguna.

Membaca secara online 25% lebih lambat jika dibandingkan dengan membaca media cetak. Selain itu, pengguna hanya membaca 20-28% kata yang mereka lihat dalam sebuah website atau aplikasi. Maka dari itu, penulisan copy UX Anda dapat mengikuti kriteria berikut ini:
 
  • Jelas -  Pastikan untuk mengkomunikasikan pesan inti sehingga pengguna memahami apa yang ingin Anda katakan.

  • Singkat - Tetap singkat dan bermakna; hindari tulisan yang panjang seperti esai ekspositori dan menyimpang ke hal yang tidak relevan.

  • Konsisten -   Ikuti nada suara, gaya penulisan, dan terminologi yang sama.

Dan juga, penggunaannya harus bermanfaat dan memberi pengguna informasi yang membantu interaksi mereka. Untuk pengalaman pengguna yang lebih baik, tempatkan konten teks sesuai dengan prinsip cara mereka dalam memindainya secara online:
 
  • Mereka mulai membaca dari sudut kiri atas halaman.

  • Mereka lebih suka elemen navigasi untuk diletakkan bagian atas halaman.

  • Mereka memindai halaman secara diagonal, dari sudut kiri atas ke kanan bawah.

  • Pengguna memperhatikan menu.

  • Mereka mengabaikan perubahan yang tidak biasa.

  • Mereka menyukai berita utama dan daftar.

  • Mereka mengabaikan blok teks yang sangat besar.

  • Pengguna lebih memilih format satu kolom.

  • Mereka menyukai angka, terutama angka ganjil.

  • Mereka melihat teks terlebih dahulu dan gambar - setelahnya.
Penulis UX yang profesional senantiasa mengetahui semua prinsip ini, menempatkan informasi pada halaman atau antarmuka yang sesuai dengannya. Jadi, keputusan terbaik untuk Anda sebagai seorang desainer atau pengembang adalah dengan melibatkan penulis dalam proses kreatif dan tidak mengabaikan komentar mereka tentang kata-kata apa yang harus digunakan dan di mana posisi yang sesuai untuk meningkatkan kegunaan yang lebih baik.
 
Tips Dalam Mengintegrasikan Penulisan UX Dalam Desain
 
Beberapa dari Anda mungkin masih meremehkan peran konten copy dalam UX, meskipun sebagian besar pakar desain dan pemasaran sepakat bahwa sejauh ini UX merupakan elemen penting yang mempengaruhi pengalaman pengguna. Itulah mengapa pembuatan copy yang pendek untuk tombol CTA membutuhkan lebih banyak waktu dan tenaga jika dibandingkan dengan menulis untuk konten yang  panjang.
 
Dalam penulisan copy UX, setiap kata diperhitungkan karena memiliki beberapa fungsi di dalamnya. Teks yang singkat harus dapat memberitahu pengguna, mendorong mereka untuk terus menjelajah, dan akhirnya membuat tindakan yang diinginkan. Dan mengingat copy dalam UX merupakan sebuah elemen desain, keefektifannya juga bergantung pada presentasi visualnya. Jadi, hal tersebut harus sesuai dengan komposisi desain pada seluruh halaman.
 
Beberapa tips  penulisan ini dapat membantu Anda untuk membuat desain yang lebih UX-friendly:
 
Jangan Gunakan Lorem Ipsum
 
Saat Anda mulai mengerjakan antarmuka pengguna, Anda biasanya menyalin dan menempelkannya dengan Lorem Ipsum ke tempat-tempat yang direncanakan untuk blok copy yang Anda inginkan. Apa benar?
 
Jangan lakukan hal tersebut. Semua kata terlihat berbeda karena kombinasi huruf, volume, dan struktur yang berbeda. Itulah mengapa blok copy yang tampak baik pada Lorem Ipsum mungkin tidak terlihat baik ketika Anda menggantinya dengan copy yang asli.
 
Jadi, semakin awal Anda mengintegrasikan copy asli pada UI, semakin baik. Pertama, hal ini akan membuat prototipe Anda terlihat alami, dan Anda akan dapat memperkirakan semua elemen tata letak secara keseluruhan. Dan kedua, hal ini akan menghemat waktu dan tenaga Anda untuk membuat ulang semuanya ketika Anda melihat bahwa desain Anda yang enak dipandang tidak terlihat lagi karena copy aslinya memiliki panjang dan struktur yang berbeda.
 
Jangan Menggunakan Bahasa Yang Kompleks
 
Penulisan copy UX berbicara tentang kejelasan dan kesederhanaan. Untuk membuat desain Anda bersifat UX-friendly, gunakan kata-kata pendek yang diketahui semua orang, hindari kalimat pasif dan kompleks, dan lakukan hal terbaik untuk membangun hierarki teks yang memungkinkan pengguna memindai halaman.
 
Dan juga, pertimbangkan untuk mendorong penggunaan bahasa yang tepat untuk tombol CTA Anda. Misalnya, "OK" masih jauh dari sempurna saat terjadi kesalahan. Gunakan kata "Coba lagi" sebagai gantinya. Bahasa meta yang positif bekerja jauh lebih baik daripada yang negatif. Misalnya, kata "sandi salah" (di mana kata "salah" membawa konteks negatif) akan terdengar lebih UX-friendly jika diganti dengan kata lain seperti "Sandi ini tampaknya salah."
 
Gunakan Angka
 
Kekuatan angka senantiasa terkenal - Secara tidak sadar, setiap orang mengasosiasikannya dengan fakta, ukuran, statistik, dan segala sesuatu yang berpotensi berguna bagi mereka. Itulah sebabnya halaman arahan sebagian besar brand dilengkapi dengan angka. Dan itulah mengapa angka bekerja paling baik untuk memberikan nilai tambah dan sinyal kepercayaan.
 
Lebih dari itu, angka ganjil merupakan senjata ampuh untuk memicu pengguna, mendorong mereka untuk menekan tombol atau melakukan tindakan tertentu. Bagi penulis UX, angka merupakan alat yang tepat untuk membuat copy menjadi lebih ringkas. Angka senantiasa berfungsi untuk membuat konten ringkas dan menghemat waktu bagi pengguna untuk membacanya secara sepintas.
 
Berikut adalah beberapa pemahaman yang lebih dalam bagaimana teks dalam UX Anda berperan penting dalam menciptakan desain dan fungsionalitas website yang berkualitas. Jika Anda masih membutuhkan bantuan atau informasi lebih lanjut tentang dunia UI / UX untuk website ataupun aplikasi, kami dapat membantu.
 
 
Eannovate sebagai salah satu agency web development di Jakarta dengan kualitas dan layanan terbaik dapat membantu anda dalam bidang UI UX Design di Jakarta. Atau jika anda hanya memerlukan aplikasi perangkat dan website sederhana yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, ExpressWeb juga kini hadir sebagai bagian dari Eannovate untuk memenuhi kebutuhan anda dengan cepat serta harga terjangkau tanpa mengurangi kesan profesional dari perusahaan atau bisnis anda.
 
Selain itu, Eannovate sebagai salah satu SEO agency di Jakarta dengan kualitas dan layanan terbaik juga hadir untuk membantu anda dalam bidang SEO digital marketing di Jakarta. Dengan memberikan layanan terbaik untuk SEO services di Jakarta seperti FREE SEO Audit, kami menjamin bahwa website anda dapat kami diagnosa dan membuatnya muncul pada pencarian page 1 di Google. Buatlah perusahaan anda lebih dikenal oleh target audiens anda dengan menyerahkan layanan jasa Digital Marketing di Jakarta hanya pada Eannovate.
 
Anda mencari website yang menyajikan informasi teknologi kreatif yang dilengkapi dengan berita startup, info gadget terupdate, dan berita di dunia IT terbaru dan terkini? Anda dapat mengunjungi blog kami, AlterSpace.
 
Jika ada pertanyaan mengenai aplikasi perangkat (mobile apps), UI UX dan SEO digital marketing Jakarta,  jangan sungkan untuk langsung menghubungi kami di
Telp : 021-5437-5601 (Senin - Jumat, 9 pagi - 5 sore) ,
 
Email : hello@eannovate.com atau menggunakan contact form.
 
 
 
 
 
Reference : UsabilityGeek

Related Articles